#mulaidaridesa Instagram Photos & Videos

mulaidaridesa - 9.2k posts

Top Posts

Advertisements

  • Benteng Marlborough salah satu ikon dan landmark Bengkulu.

Sebelum ke Desa Kota Bani dan Desa Sumber Urip kita menyempatkan untuk mampir ke benteng ini, dulu pernah kesini dan sekarang motretnya pakai drone ternyata cakep juga.

#DatangKeDesa #MulaiDariDesa @kemendespdtt
  • Benteng Marlborough salah satu ikon dan landmark Bengkulu.

    Sebelum ke Desa Kota Bani dan Desa Sumber Urip kita menyempatkan untuk mampir ke benteng ini, dulu pernah kesini dan sekarang motretnya pakai drone ternyata cakep juga.

    #DatangKeDesa #MulaiDariDesa @kemendespdtt
  • 1,298 27 10 October, 2018

Advertisements

  • @kemenkominfo dan @kantorstafpresidenri kembali menggelar acara Dialog Publik, kali ini bertema Kesejahteraan untuk Indonesia Maju di Universitas Siliwangi, Tasikmalaya (29/11).
.
Turut hadir sebagai pembicara Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kemendes PDTT, HM. Nurdin. Apa saja ya yang sudah dicapai selama 4 tahun pemerintahan ini? Slide yess

#KerjaKita #BikinIndonesiaMaju #MulaiDariDesa
  • @kemenkominfo dan @kantorstafpresidenri kembali menggelar acara Dialog Publik, kali ini bertema Kesejahteraan untuk Indonesia Maju di Universitas Siliwangi, Tasikmalaya (29/11).
    .
    Turut hadir sebagai pembicara Direktur Jenderal Pengembangan Kawasan Transmigrasi Kemendes PDTT, HM. Nurdin. Apa saja ya yang sudah dicapai selama 4 tahun pemerintahan ini? Slide yess

    #KerjaKita #BikinIndonesiaMaju #MulaiDariDesa
  • 1,713 45 29 November, 2018
  • Semangat Pagi!

Terima kasih untuk para Pejuang Olahraga kita atas prestasi bangsa di #AsianGames2018! 💪💪💪 Mari lahirkan juara dunia

#MulaiDariDesa!
  • Semangat Pagi!

    Terima kasih untuk para Pejuang Olahraga kita atas prestasi bangsa di #AsianGames2018 ! 💪💪💪 Mari lahirkan juara dunia

    #MulaiDariDesa !
  • 1,384 8 3 September, 2018

Advertisements

  • Bukit Kaba adalah salah satu destinasi wisata yang ada di Desa Sumber Urip Bengkulu, Bukit Kaba ini belum banyak orang yang tahu karena akses jalan yang terbatas.

Kita harus naik motor trail selama 30 menit dan 320 anak tangga untuk bisa menuju ke lokasi ini, sesampai dipuncak gunung semua terbayar lunas dengan pemandangan Bukit Kaba yang sangat indah ini di kabupaten Rejang Lebong Curup.

Semua berawal dari desa. Di sanalah segalanya bermula. Membangun desa berarti membangun dasar perekonomian. Karenanya, keberadaan dana desa yang bertujuan untuk menunjang fasilitas di pedesaan sangatlah bermanfaat. Bukan hanya untuk kemajuan desa itu saja, tapi juga bangsa kita.

Yuk, mulai dari desa. Yuk datang ke desa.

#Bengkulu #SumberUrip #DatangKeDesa #MulaiDariDesa #TakenWithLumix @kemendespdtt
  • Bukit Kaba adalah salah satu destinasi wisata yang ada di Desa Sumber Urip Bengkulu, Bukit Kaba ini belum banyak orang yang tahu karena akses jalan yang terbatas.

    Kita harus naik motor trail selama 30 menit dan 320 anak tangga untuk bisa menuju ke lokasi ini, sesampai dipuncak gunung semua terbayar lunas dengan pemandangan Bukit Kaba yang sangat indah ini di kabupaten Rejang Lebong Curup.

    Semua berawal dari desa. Di sanalah segalanya bermula. Membangun desa berarti membangun dasar perekonomian. Karenanya, keberadaan dana desa yang bertujuan untuk menunjang fasilitas di pedesaan sangatlah bermanfaat. Bukan hanya untuk kemajuan desa itu saja, tapi juga bangsa kita.

    Yuk, mulai dari desa. Yuk datang ke desa.

    #Bengkulu #SumberUrip #DatangKeDesa #MulaiDariDesa #TakenWithLumix @kemendespdtt
  • 926 138 19 October, 2018
  • •Cupunagara•
Nama desa yang asing di telinga masyarakat, bahkan di telinga masyarakat Indonesia sendiri.•
•
Aku sendiri ketika diajak ke desa ini mikir, dimana tempatnya, ada apa sih di sana? Tapiiii... karena iming2nya adalah bisa ngliat kebon kopi (makin penasaran lagi kan ada tempat bernama Cupunagara dan menghasilkan kopi), aku memutuskan untuk ikut.•
•
Destinasi pertama itu ke Puncak Eurad dan ternyata ada tempat wisata nya yang cakep banget! 
Aku bertiga bareng tim ngebolang @fauzimam dan @lostpacker memulai trip menempuh perjalanan 2 hari mengeksplor desa Cupunagara ini.
•
•
#DatangKeDesa #MulaiDariDesa
@kemendespdtt
#wonderfulindonesia
  • •Cupunagara•
    Nama desa yang asing di telinga masyarakat, bahkan di telinga masyarakat Indonesia sendiri.•

    Aku sendiri ketika diajak ke desa ini mikir, dimana tempatnya, ada apa sih di sana? Tapiiii... karena iming2nya adalah bisa ngliat kebon kopi (makin penasaran lagi kan ada tempat bernama Cupunagara dan menghasilkan kopi), aku memutuskan untuk ikut.•

    Destinasi pertama itu ke Puncak Eurad dan ternyata ada tempat wisata nya yang cakep banget!
    Aku bertiga bareng tim ngebolang @fauzimam dan @lostpacker memulai trip menempuh perjalanan 2 hari mengeksplor desa Cupunagara ini.


    #DatangKeDesa #MulaiDariDesa
    @kemendespdtt
    #wonderfulindonesia
  • 554 17 20 September, 2018

Latest Instagram Posts

  • Embung desa atau penampung air dalam skala besar adalah salah satu dari empat prioritas dana desa yang ditegaskan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Hal ini juga telah dipertegas oleh peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2017 Soal Prioritas dana desa 2018. Pada tahun 2018, Desa Lompulle berhasil merealisasikan pembangunan embung desa yang berlokasi di dusun Mattanru. Dengan keberadaan embung ini, diharapkan bisa menjadi sumber air bagi petani pada musim kemarau serta bisa menjadi sumber mata pencaharian masyarakat dengan memanfaatkannya dalam bidang perikanan. Salam dari desa !
.
.
.
@kemendespdtt 
@jokowi 
@_soppenginfo_ 
@ayokesoppeng_ 
#lompulleberubah #lompulleinfo  #ayokesoppeng #mulaidaridesa #danadesa #salamberdesa #p3md #desalompulle #soppenginfo
  • Embung desa atau penampung air dalam skala besar adalah salah satu dari empat prioritas dana desa yang ditegaskan Kementerian Desa Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi. Hal ini juga telah dipertegas oleh peraturan Menteri Nomor 19 Tahun 2017 Soal Prioritas dana desa 2018. Pada tahun 2018, Desa Lompulle berhasil merealisasikan pembangunan embung desa yang berlokasi di dusun Mattanru. Dengan keberadaan embung ini, diharapkan bisa menjadi sumber air bagi petani pada musim kemarau serta bisa menjadi sumber mata pencaharian masyarakat dengan memanfaatkannya dalam bidang perikanan. Salam dari desa !
    .
    .
    .
    @kemendespdtt
    @jokowi
    @_soppenginfo_
    @ayokesoppeng_
    #lompulleberubah #lompulleinfo #ayokesoppeng #mulaidaridesa #danadesa #salamberdesa #p3md #desalompulle #soppenginfo
  • 0 0 1 hour ago

Advertisements

Advertisements

  • Syukur Alhamdulillah.

Selamat atas terpilihnya mas "Triyono S.I.P" sbgai Kades Jatisobo untuk periode 2019-2025 semoga bisa memajukan desa Jatisobo ke arah yg lebih baik. .
Kami segenap tim pemenangan, relawan dan kader mengucapkan banyak2 trimakasih atas perjuangan, kerja keras, dukungan dan doa dari semua pihak se-Jatisobo khususnya warga Ngelo-Migit. Perjuangan kalian semua sungguh sangat luar biasa, itu menunjukkan bahwa kalian masih peduli dengan Desa.
.
Mari sama2 jaga sinergitas, jaga kekompakan, jaga persaudaraan untuk membangun desa Jatisobo. .
Tak lupa kami juga mengucapkan trimakasih kepada segenap panitia penyelengara Pilkades atas suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi rakyat dengan aman, damai dan membahagiakan.
.
Hope!!!. Semoga pimpinan yg terpilih bisa amanah, bisa memberikan kontribusi buat Desa, dan bisa memberikan solusi atas kekurangan yg dimiliki Desanya. Saling bahu-membahu, rangkul-merangkul demi kemajuan desa Jatisobo tercinta.
.
Semoga dapat membawa kebaikan bagi kita dan warga masyarakat.
Baarakallah😇😊😊 #pilkades
#pilkadeskaranganyar
#jatisobokaranganyar
#mulaidaridesa
  • Syukur Alhamdulillah.

    Selamat atas terpilihnya mas "Triyono S.I.P" sbgai Kades Jatisobo untuk periode 2019-2025 semoga bisa memajukan desa Jatisobo ke arah yg lebih baik. .
    Kami segenap tim pemenangan, relawan dan kader mengucapkan banyak2 trimakasih atas perjuangan, kerja keras, dukungan dan doa dari semua pihak se-Jatisobo khususnya warga Ngelo-Migit. Perjuangan kalian semua sungguh sangat luar biasa, itu menunjukkan bahwa kalian masih peduli dengan Desa.
    .
    Mari sama2 jaga sinergitas, jaga kekompakan, jaga persaudaraan untuk membangun desa Jatisobo. .
    Tak lupa kami juga mengucapkan trimakasih kepada segenap panitia penyelengara Pilkades atas suksesnya pelaksanaan pesta demokrasi rakyat dengan aman, damai dan membahagiakan.
    .
    Hope!!!. Semoga pimpinan yg terpilih bisa amanah, bisa memberikan kontribusi buat Desa, dan bisa memberikan solusi atas kekurangan yg dimiliki Desanya. Saling bahu-membahu, rangkul-merangkul demi kemajuan desa Jatisobo tercinta.
    .
    Semoga dapat membawa kebaikan bagi kita dan warga masyarakat.
    Baarakallah😇😊😊 #pilkades
    #pilkadeskaranganyar
    #jatisobokaranganyar
    #mulaidaridesa
  • 61 3 12 hours ago

Advertisements

Advertisements

  • Camat &  Sekcam, Kasi dan staf kasi pemerintahan kecamatan Kradenan melaksanakan 
Monitoring dan evaluasi ADD, bagi hasil pajak retribusi daerah dan #PAD  2018 desa Crewek Grobogan

#MulaiDariDesa
  • Camat & Sekcam, Kasi dan staf kasi pemerintahan kecamatan Kradenan melaksanakan
    Monitoring dan evaluasi ADD, bagi hasil pajak retribusi daerah dan #PAD 2018 desa Crewek Grobogan

    #MulaiDariDesa
  • 35 0 21 February, 2019

Advertisements

  • #Repost @kemendespdtt 
Sejak dikucurkannya Dana Desa dari tahun 2015, desa-desa mampu membangun infrastruktur secara masif. Salah satunya adalah pembangunan jalan desa.
.
Pelaksanaan pembangunan jalan desa rata-rata dilakukan secara swakelola oleh desa melalui program Padat Karya Tunai dan melibatkan masyarakat yang ada di desa.
.
Dengan Program Padat Karya Tunai diharapkan masyarakat dapat menerima penghasilan tambahan dan jalan desa semakin baik sehingga dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat di desa.

#MulaiDariDesa
#BikinIndonesiaMaju
#FaktaData
  • #Repost @kemendespdtt
    Sejak dikucurkannya Dana Desa dari tahun 2015, desa-desa mampu membangun infrastruktur secara masif. Salah satunya adalah pembangunan jalan desa.
    .
    Pelaksanaan pembangunan jalan desa rata-rata dilakukan secara swakelola oleh desa melalui program Padat Karya Tunai dan melibatkan masyarakat yang ada di desa.
    .
    Dengan Program Padat Karya Tunai diharapkan masyarakat dapat menerima penghasilan tambahan dan jalan desa semakin baik sehingga dapat menunjang aktivitas ekonomi masyarakat di desa.

    #MulaiDariDesa
    #BikinIndonesiaMaju
    #FaktaData
  • 26 0 21 February, 2019
  • Subang Kembangkan 15 Desa Wisata https://s.id/3rHh1

Sebanyak 15 desa yang berada di wilayah Subang Selatan ditetapkan menjadi Desa Wisata karena di wilayahnya terdapat potensi dan obyek wisata alam maupun hiburan dan budaya. Secara resmi Bupati Subang, H.Ruhimat dan Wakilnya, Agus Masykur melakukan soft launching menuju desa wisata embrio di Lapang pabrik teh CTC Cupunagara Kecamatan Cisalak. Rabu (20/2/19). Ke-15 desa wisata tersebut yaitu Desa Cibeusi, Cibuluh, Cirangkong, Cisaat, Wangunharja/Sanca dan Bunihayu sebagai desa wisata berkembang, sedangkan desa Cupunagara, Pasanggrahan, Kasomalang Kulon, Buniara, Kawungluwuk, Cisalak, Cimanggu, Sukakerti dan Tanjungsiang sebagai desa wisata embrio. “Kita akui kalau di wilayah kami yang memiliki desa wisata memerlukan perbaikan sarana dan prasarana jalan menuju lokasinya,“ kata Camat Cisalak, Drs. Vino Subriyadi.

Menurutnya, selain ada peninggalan bersejarah di wilayah Bukanagara juga religi dan hasil produk the hitamnya sangat baik dan sudah mancanegara, termasuk kopi jenis rabika sudah mancanegara dan digunakan dibeberapa hotel terkenal.

Bupati Subang H. Ruhimat mengapresiasi adanya keinginan dari Kepala Desa yang masuk desa wisata. Apalagi sekarang ada kecenderungan minat wisatawan yang beralih pada wisata alam. Dengan sendiri nya desa wisata harus mempunyai keunikan lokal atau obyek wisata yang layak untuk dikenalkan.

Pendirian desa wisata selain dimaksudkan untuk mendatangkan wisatawan adalah untuk upaya pengentasan kemiskinan sehingga dalam membangun desa wisata perlu adanya yang terintegrasi dan pembinaan sumber daya manusia. Sekaligus  mendorong tumbuh dan berkembangnya industri wisata melalui 7 unsur yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan.  #DesaWisata #Subang #MulaiDariDesa #DesaMembangunIndonesia #thinkwayID
  • Subang Kembangkan 15 Desa Wisata https://s.id/3rHh1

    Sebanyak 15 desa yang berada di wilayah Subang Selatan ditetapkan menjadi Desa Wisata karena di wilayahnya terdapat potensi dan obyek wisata alam maupun hiburan dan budaya. Secara resmi Bupati Subang, H.Ruhimat dan Wakilnya, Agus Masykur melakukan soft launching menuju desa wisata embrio di Lapang pabrik teh CTC Cupunagara Kecamatan Cisalak. Rabu (20/2/19). Ke-15 desa wisata tersebut yaitu Desa Cibeusi, Cibuluh, Cirangkong, Cisaat, Wangunharja/Sanca dan Bunihayu sebagai desa wisata berkembang, sedangkan desa Cupunagara, Pasanggrahan, Kasomalang Kulon, Buniara, Kawungluwuk, Cisalak, Cimanggu, Sukakerti dan Tanjungsiang sebagai desa wisata embrio. “Kita akui kalau di wilayah kami yang memiliki desa wisata memerlukan perbaikan sarana dan prasarana jalan menuju lokasinya,“ kata Camat Cisalak, Drs. Vino Subriyadi.

    Menurutnya, selain ada peninggalan bersejarah di wilayah Bukanagara juga religi dan hasil produk the hitamnya sangat baik dan sudah mancanegara, termasuk kopi jenis rabika sudah mancanegara dan digunakan dibeberapa hotel terkenal.

    Bupati Subang H. Ruhimat mengapresiasi adanya keinginan dari Kepala Desa yang masuk desa wisata. Apalagi sekarang ada kecenderungan minat wisatawan yang beralih pada wisata alam. Dengan sendiri nya desa wisata harus mempunyai keunikan lokal atau obyek wisata yang layak untuk dikenalkan.

    Pendirian desa wisata selain dimaksudkan untuk mendatangkan wisatawan adalah untuk upaya pengentasan kemiskinan sehingga dalam membangun desa wisata perlu adanya yang terintegrasi dan pembinaan sumber daya manusia. Sekaligus  mendorong tumbuh dan berkembangnya industri wisata melalui 7 unsur yaitu aman, tertib, bersih, sejuk, indah, ramah dan kenangan. #DesaWisata #Subang #MulaiDariDesa #DesaMembangunIndonesia #thinkwayID
  • 10 1 21 February, 2019
  • Kebijakan Perpajakan Belum Mendukung Desa Wisata https://s.id/3rI8h 
Industri pariwisata menjadi salah satu sektor yang dikembangkan tahun ini mengingat kontribusinya pada devisa tergolong besar. Untuk mendorong sektor ini, Kementerian Pariwisata pun melakukan program percepatan pengembangan pondok wisata atau homestay desa wisata.

Meski begitu, kebijakan perpajakan yang diterapkan bagi pelaku usaha homestay desa wisata dianggap belum mendukung program yang dirancang pemerintah. Pasalnya, bagi pelaku usaha pondok wisata ini dikenakan pajak berganda, mulai dari pajak yang dipungut oleh pemerintah hingga beberapa jenis pajak yang dipungut oleh daerah.

Kasubdit Peraturan PPh Badan Wahyu Santosa menerangkan, pajak yang dikenakan kepada pelaku usaha adalah pajak penghasilan (PPh). “Kalau omzetnya lebih dari Rp 4,8 miliar per tahun maka dikenakan tarif PPh normal, tetapi kalau omzet di bawah Rp 4,8 miliar, dia bisa memilih apakah dengan tarif normal atau insentif yang sebesar 0,5 % final yang diberikan pemerintah,” terang Wahyu dalam Focus Group Discussion dengan tema Kebijakan Perpajakan Homestay Desa Wisata, Rabu (20/2/2019). Namun tak hanya PPh, masih ada beberapa jenis pajak daerah yang dikenakan kepada pelaku usaha. Guru Besar Ilmu Kebijakan Perpajakan Universitas Indonesia Haula Rosdiana menjelaskan, pengenaan pajak yang diterapkan oleh pemerintah tentunya dapat mempengaruhi arus kas para pelaku usaha. 
Apalagi, untuk pajak daerah biasanya terdapat minimal 3 hingga 4 jenis pajak yang dikenakan kepada pelaku usaha homestay desa wisata.

#DesaWisata 
#DanaDesa #MulaiDariDesa #DesaMembangunIndonesia #thinkwayID
  • Kebijakan Perpajakan Belum Mendukung Desa Wisata https://s.id/3rI8h
    Industri pariwisata menjadi salah satu sektor yang dikembangkan tahun ini mengingat kontribusinya pada devisa tergolong besar. Untuk mendorong sektor ini, Kementerian Pariwisata pun melakukan program percepatan pengembangan pondok wisata atau homestay desa wisata.

    Meski begitu, kebijakan perpajakan yang diterapkan bagi pelaku usaha homestay desa wisata dianggap belum mendukung program yang dirancang pemerintah. Pasalnya, bagi pelaku usaha pondok wisata ini dikenakan pajak berganda, mulai dari pajak yang dipungut oleh pemerintah hingga beberapa jenis pajak yang dipungut oleh daerah.

    Kasubdit Peraturan PPh Badan Wahyu Santosa menerangkan, pajak yang dikenakan kepada pelaku usaha adalah pajak penghasilan (PPh). “Kalau omzetnya lebih dari Rp 4,8 miliar per tahun maka dikenakan tarif PPh normal, tetapi kalau omzet di bawah Rp 4,8 miliar, dia bisa memilih apakah dengan tarif normal atau insentif yang sebesar 0,5 % final yang diberikan pemerintah,” terang Wahyu dalam Focus Group Discussion dengan tema Kebijakan Perpajakan Homestay Desa Wisata, Rabu (20/2/2019). Namun tak hanya PPh, masih ada beberapa jenis pajak daerah yang dikenakan kepada pelaku usaha. Guru Besar Ilmu Kebijakan Perpajakan Universitas Indonesia Haula Rosdiana menjelaskan, pengenaan pajak yang diterapkan oleh pemerintah tentunya dapat mempengaruhi arus kas para pelaku usaha.
    Apalagi, untuk pajak daerah biasanya terdapat minimal 3 hingga 4 jenis pajak yang dikenakan kepada pelaku usaha homestay desa wisata.

    #DesaWisata
    #DanaDesa #MulaiDariDesa #DesaMembangunIndonesia #thinkwayID
  • 11 0 21 February, 2019

Advertisements

  • Bersama BNN, Kemendes PDTT Dukung Program Desa Bersinar

BANJARMASIN, ARAHDESA.COM - Kemendes PDTT dalam mengawal desa, daerah tertinggal dan transmigrasi menginginkan desa-desa sebagai benteng pertahanan yang efektif, sehingga tidak masuk narkoba dan radikalisme. "Perdesaan tidak boleh diintervensi oleh narkoba. Dengan penguatan modal sosial yang ada di perdesaan harusnya mampu menanggulangi serta mampu membersihkan seluruh potensi yang menyebabkan pengaruh dari luar untuk membawa narkoba ke desa,"tegas Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi saat memberikan arahan pada acara Rapat Kerja Teknis Bidang Pelatihan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Se-Wilayah Kalimantan Tahun 2019 di Banjarmasin pada Rabu (20/2/2019). Ini menurut Anwar Sanusi merupakan salah satu langkah yang sangat taktis. Kalau kita membuat proteksi untuk penyebaran narkoba, proteksi yang paling efektif adalah di tingkat perdesaan.

Oleh sebab itu, pelatihan penting dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman.
"Pelatihan tahun ini akan dilaksanakan di balai dan di wilayah atau lapangan dengan narasumbernya dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) atau Badan Narkotika Nasional Kota BNNK (BNNK)," katanya.

Badan Narkotika Nasional (BNN) memberikan pelatihan terkait narkoba dalam rangka mewujudkan desa bersih dari narkoba di balai-balai yang di miliki Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Pelatihan diberikan dalam rangka menindaklanjuti nota kesepahaman bersama dengan perjanjian kerja bersama antara Kemendes PDTT dan BNN dengan berbagai kegiatan salah satunya masing-masing balai yang dimiliki Kemendes PDTT mengadakan perjanjian kerja bersama (PKB) dalam rangka mengoptimalkan peran Balai Latihan Masyarakat (BLM) untuk bisa memberikan edukasi kepada masyarakat desa dalam rangka mendorong dan mendukung program BNN yaitu Desa Bersinar (bersih dari narkoba). Perlu diketahui bahwa Balai Latihan Masyarakat (BLM) yang dimiliki Kemendes PDTT menyediakan sebuah pelatihan yang bertujuan meningkatkan..
#desabisakasih #mulaidaridesa #danadesa #desabisa #jokowi #ekoputrosandjojo #kerjakita #pendampingdesa #desabersinar KemendesPDTT #BNN
  • Bersama BNN, Kemendes PDTT Dukung Program Desa Bersinar

    BANJARMASIN, ARAHDESA.COM - Kemendes PDTT dalam mengawal desa, daerah tertinggal dan transmigrasi menginginkan desa-desa sebagai benteng pertahanan yang efektif, sehingga tidak masuk narkoba dan radikalisme. "Perdesaan tidak boleh diintervensi oleh narkoba. Dengan penguatan modal sosial yang ada di perdesaan harusnya mampu menanggulangi serta mampu membersihkan seluruh potensi yang menyebabkan pengaruh dari luar untuk membawa narkoba ke desa,"tegas Sekjen Kemendes PDTT Anwar Sanusi saat memberikan arahan pada acara Rapat Kerja Teknis Bidang Pelatihan Masyarakat Desa, Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Se-Wilayah Kalimantan Tahun 2019 di Banjarmasin pada Rabu (20/2/2019). Ini menurut Anwar Sanusi merupakan salah satu langkah yang sangat taktis. Kalau kita membuat proteksi untuk penyebaran narkoba, proteksi yang paling efektif adalah di tingkat perdesaan.

    Oleh sebab itu, pelatihan penting dilakukan dalam rangka memberikan pemahaman.
    "Pelatihan tahun ini akan dilaksanakan di balai dan di wilayah atau lapangan dengan narasumbernya dari Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) atau Badan Narkotika Nasional Kota BNNK (BNNK)," katanya.

    Badan Narkotika Nasional (BNN) memberikan pelatihan terkait narkoba dalam rangka mewujudkan desa bersih dari narkoba di balai-balai yang di miliki Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Kemendes PDTT). Pelatihan diberikan dalam rangka menindaklanjuti nota kesepahaman bersama dengan perjanjian kerja bersama antara Kemendes PDTT dan BNN dengan berbagai kegiatan salah satunya masing-masing balai yang dimiliki Kemendes PDTT mengadakan perjanjian kerja bersama (PKB) dalam rangka mengoptimalkan peran Balai Latihan Masyarakat (BLM) untuk bisa memberikan edukasi kepada masyarakat desa dalam rangka mendorong dan mendukung program BNN yaitu Desa Bersinar (bersih dari narkoba). Perlu diketahui bahwa Balai Latihan Masyarakat (BLM) yang dimiliki Kemendes PDTT menyediakan sebuah pelatihan yang bertujuan meningkatkan..
    #desabisakasih #mulaidaridesa #danadesa #desabisa #jokowi #ekoputrosandjojo #kerjakita #pendampingdesa #desabersinar KemendesPDTT #BNN
  • 11 1 21 February, 2019
  • Tingkat Kepuasan Masyarakat terhadap Dana Desa Cukup Tinggi, Begini Penjelasan Menteri Eko
JAKARTA, ARAHDESA.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan sebanyak 85 persen masyarakat Indonesia puas dengan program dana desa.

Hal tersebut dikatakan usai menjadi pembicara pada Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun Anggaran 2019 di Ecovention Ocean Ecopark Taman Impian Jaya Ancol Jakarta, Rabu (20/2/2019). "Tingkat kepuasan masyarakat terhadap dana desa cukup tinggi. Kita lihat surveinya, bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap dana desa 85 persen. Salah satu tertinggi di kabinet," ujarnya.

Ia mengungkapkan dana desa sejak tahun 2015-2018 telah berhasil membangun sepanjang 191.600 Kilometer jalan desa. Jika dipukul rata, maka setiap desa telah berhasil membangun sepanjang 2,5 kilometer jalan desa per empat tahun terakhir atau sepanjang 625 meter per tahunnya. "191 ribu kilometer jalan desa kalau dibagi rata ke seluruh desa yang jumlahnya 74.957 desa, rata-rata desa membangun 2,5 kilometer per empat tahun. Jadi per tahun kurang lebih 625 meter. Jadi orang desa membangun 625 meter itu gampang sebenarnya," ujarnya.

Tak hanya jalan desa, menurutnya, dana desa juga telah membangun ribuan infrastruktur dasar lainnya seperti MCK, Polindes, Posyandu, Jembatan, irigasi, PAUD, dan sebagainya. Menurutnya, tata kelola dana desa setiap tahun juga terus mengalami peningkatan. "Sejak tahun 2015 dana desa (jumlah) naik terus. Tahun 2015 penyerapannya 82 persen, tahun 2016 naik menjadi 97 persen, kemudian 2018 naik lagi menjadi 98 persen, dan tahun lalu penyerapannya 99 persen. Ini menunjukkan bahwa tata kelolanya baik," ujarnya.
Meski demikian ia mengatakan, proses pelaksanaan dana desa dilakukan dengan prosedur cukup ketat. Untuk pencairan misalnya, disalurkan melalui tiga tahap dengan ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi.
"Kan (pencairan dana desa) dilakukan tiga tahap. Kalau sudah cair tahap pertama, tahapan berikutnya tidak akan cair kalau tahapan sebelumnya belum,"ujarnya.#desabisakasih #mulaidaridesa #danadesa #desabisa#jokowi#ekoputrosandjojo #kerjakita #pendampingdesa
  • Tingkat Kepuasan Masyarakat terhadap Dana Desa Cukup Tinggi, Begini Penjelasan Menteri Eko
    JAKARTA, ARAHDESA.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Eko Putro Sandjojo mengatakan sebanyak 85 persen masyarakat Indonesia puas dengan program dana desa.

    Hal tersebut dikatakan usai menjadi pembicara pada Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun Anggaran 2019 di Ecovention Ocean Ecopark Taman Impian Jaya Ancol Jakarta, Rabu (20/2/2019). "Tingkat kepuasan masyarakat terhadap dana desa cukup tinggi. Kita lihat surveinya, bahwa tingkat kepuasan masyarakat terhadap dana desa 85 persen. Salah satu tertinggi di kabinet," ujarnya.

    Ia mengungkapkan dana desa sejak tahun 2015-2018 telah berhasil membangun sepanjang 191.600 Kilometer jalan desa. Jika dipukul rata, maka setiap desa telah berhasil membangun sepanjang 2,5 kilometer jalan desa per empat tahun terakhir atau sepanjang 625 meter per tahunnya. "191 ribu kilometer jalan desa kalau dibagi rata ke seluruh desa yang jumlahnya 74.957 desa, rata-rata desa membangun 2,5 kilometer per empat tahun. Jadi per tahun kurang lebih 625 meter. Jadi orang desa membangun 625 meter itu gampang sebenarnya," ujarnya.

    Tak hanya jalan desa, menurutnya, dana desa juga telah membangun ribuan infrastruktur dasar lainnya seperti MCK, Polindes, Posyandu, Jembatan, irigasi, PAUD, dan sebagainya. Menurutnya, tata kelola dana desa setiap tahun juga terus mengalami peningkatan. "Sejak tahun 2015 dana desa (jumlah) naik terus. Tahun 2015 penyerapannya 82 persen, tahun 2016 naik menjadi 97 persen, kemudian 2018 naik lagi menjadi 98 persen, dan tahun lalu penyerapannya 99 persen. Ini menunjukkan bahwa tata kelolanya baik," ujarnya.
    Meski demikian ia mengatakan, proses pelaksanaan dana desa dilakukan dengan prosedur cukup ketat. Untuk pencairan misalnya, disalurkan melalui tiga tahap dengan ketentuan-ketentuan yang harus dipenuhi.
    "Kan (pencairan dana desa) dilakukan tiga tahap. Kalau sudah cair tahap pertama, tahapan berikutnya tidak akan cair kalau tahapan sebelumnya belum,"ujarnya. #desabisakasih #mulaidaridesa #danadesa #desabisa #jokowi #ekoputrosandjojo #kerjakita #pendampingdesa
  • 8 0 21 February, 2019
  • Presiden Ingatkan Pemerintah Desa Harus Jaga Perputaran Uang Dana Desa
JAKARTA, ARAHDESA.COM - Presiden Joko Widodo meminta pemerintah desa menjaga perputaran uang dari dana desa tetap di wilayah perdesaan. "Tapi pasti saya lihat hasilnya dari Rp257 triliun itu apa. Ini juga saya tanyakan. Jangan terima anggarannya saja enak, tapi jadi apa? Ini penting," kata Presiden dalam sambutannya pada acara Pengarahan kepada Peserta Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2019 di Ecovention Ocean Ecopark, Ancol, Jakarta, Rabu (20/2/2019). Sejumlah dana telah digelontorkan pemerintah pusat kepada pemerintah desa untuk pembangunan hingga pada 2018.

Menurut Presiden, pemerintah desa harus menjaga perputaran uang dana desa dengan membeli produk-produk bahan bangunan di wilayah desa hingga kecamatan untuk membangun infrastruktur.

Selain itu, mantan gubernur DKI Jakarta itu meminta pemerintah desa untuk mempekerjakan tenaga kerja pembangunan infrastruktur desa dari daerah masing-masing.

Dengan perputaran uang itu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian desa.

Kepala Negara mengingatkan pemerintah desa harus memastikan ada kegiatan yang memanfaatkan fasilitas yang dibangun dari dana desa. "Jangan setelah bangun sesuatu, tapi tidak ada kegiatannya,"kata Jokowi saat berdiskusi dengan seorang perwakilan pemerintah desa dari Provinsi Bengkulu.

Dana desa hingga akhir 2018 telah dimanfaatkan untuk membangun 191 ribu kilometer jalan desa, 58 ribu unit irigasi, dan 6.900 pasar di sejumlah desa.

Presiden sebagaimana diberitakan Antara menjelaskan dana desa dapat digunakan untuk membangun potensi wisata alam yang ada di desa.

Selain itu, pemerintah desa diharapkan Presiden dapat menyuntikkan modal bagi pengembangan produk-produk unggulan daerahnya.

Rakornas itu diselenggarakan oleh Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri.

Sejumlah peserta yang hadir terdiri atas gubernur, bupati, dan kepala desa dari daerah-daerah di Indonesia. #desabisakasih #mulaidaridesa #danadesa #desabisa #jokowi #ekoputrosandjojo #kerjakita #pendampingdesa
  • Presiden Ingatkan Pemerintah Desa Harus Jaga Perputaran Uang Dana Desa
    JAKARTA, ARAHDESA.COM - Presiden Joko Widodo meminta pemerintah desa menjaga perputaran uang dari dana desa tetap di wilayah perdesaan. "Tapi pasti saya lihat hasilnya dari Rp257 triliun itu apa. Ini juga saya tanyakan. Jangan terima anggarannya saja enak, tapi jadi apa? Ini penting," kata Presiden dalam sambutannya pada acara Pengarahan kepada Peserta Rapat Koordinasi Nasional Penyelenggaraan Pemerintahan Desa Tahun 2019 di Ecovention Ocean Ecopark, Ancol, Jakarta, Rabu (20/2/2019). Sejumlah dana telah digelontorkan pemerintah pusat kepada pemerintah desa untuk pembangunan hingga pada 2018.

    Menurut Presiden, pemerintah desa harus menjaga perputaran uang dana desa dengan membeli produk-produk bahan bangunan di wilayah desa hingga kecamatan untuk membangun infrastruktur.

    Selain itu, mantan gubernur DKI Jakarta itu meminta pemerintah desa untuk mempekerjakan tenaga kerja pembangunan infrastruktur desa dari daerah masing-masing.

    Dengan perputaran uang itu diharapkan dapat meningkatkan kesejahteraan dan perekonomian desa.

    Kepala Negara mengingatkan pemerintah desa harus memastikan ada kegiatan yang memanfaatkan fasilitas yang dibangun dari dana desa. "Jangan setelah bangun sesuatu, tapi tidak ada kegiatannya,"kata Jokowi saat berdiskusi dengan seorang perwakilan pemerintah desa dari Provinsi Bengkulu.

    Dana desa hingga akhir 2018 telah dimanfaatkan untuk membangun 191 ribu kilometer jalan desa, 58 ribu unit irigasi, dan 6.900 pasar di sejumlah desa.

    Presiden sebagaimana diberitakan Antara menjelaskan dana desa dapat digunakan untuk membangun potensi wisata alam yang ada di desa.

    Selain itu, pemerintah desa diharapkan Presiden dapat menyuntikkan modal bagi pengembangan produk-produk unggulan daerahnya.

    Rakornas itu diselenggarakan oleh Ditjen Bina Pemerintahan Desa, Kementerian Dalam Negeri.

    Sejumlah peserta yang hadir terdiri atas gubernur, bupati, dan kepala desa dari daerah-daerah di Indonesia. #desabisakasih #mulaidaridesa #danadesa #desabisa #jokowi #ekoputrosandjojo #kerjakita #pendampingdesa
  • 9 0 21 February, 2019
  • Kehadiran bapak dengan aktivitas bertaninyalah, Indonesia bisa daulat pangan. Gak salah kan kalau mingers mendaulat orang seperti beliou ini sebagai pahlawan? 
Namun, sayangnya hasil taninya tak jarang kurang dihargai. Mari menjadi jembatan solusi bagi para petani

Mungkin kamu di antaranya yang bisa berkontribusi untuk membantu mereka. Caranya, bisa dengan kolaborasi dengan tim yang sudah kamu punya atau bisa juga gabung dengan mingers dan team 😊

Mari menjadi pembelajar dan solutif 😎
  • Kehadiran bapak dengan aktivitas bertaninyalah, Indonesia bisa daulat pangan. Gak salah kan kalau mingers mendaulat orang seperti beliou ini sebagai pahlawan?
    Namun, sayangnya hasil taninya tak jarang kurang dihargai. Mari menjadi jembatan solusi bagi para petani

    Mungkin kamu di antaranya yang bisa berkontribusi untuk membantu mereka. Caranya, bisa dengan kolaborasi dengan tim yang sudah kamu punya atau bisa juga gabung dengan mingers dan team 😊

    Mari menjadi pembelajar dan solutif 😎
  • 6 1 21 February, 2019
  • Tebak, kalau view-nya begini, mingers lagi ngapain coba? 😋
Jangan bilang lagi tiduran nya
  • Tebak, kalau view-nya begini, mingers lagi ngapain coba? 😋
    Jangan bilang lagi tiduran nya
  • 9 1 21 February, 2019
  • Peribahasa bilang, "Tak ada gelas, botol bekas pun jadi" namun, tambah nikmat. Soalnya makin berassa kalau lagi di alam 🏞️
  • Peribahasa bilang, "Tak ada gelas, botol bekas pun jadi" namun, tambah nikmat. Soalnya makin berassa kalau lagi di alam 🏞️
  • 8 1 21 February, 2019
  • Begini looh cara airnya dimasak. Gak higienis kata orang. Namun, in syaa Allaah bersih kok. Soalnya air dimasak ampe mendidih 🔥
  • Begini looh cara airnya dimasak. Gak higienis kata orang. Namun, in syaa Allaah bersih kok. Soalnya air dimasak ampe mendidih 🔥
  • 7 1 21 February, 2019
  • Usai berjalan sekitar 700 meter, sampailah kami ke tempat yang dituju. Di lokasi, sudah terdapat tenda yang memang sengaja dibangun oleh kelompok tani pimpinan Pak Kades yang rutin ke lokasi 
Mingers dan tim ngaso, Kang Nurdin kasak kusuk nyediain kopi buat kami ☕. Ntappss

Air dimasak menggunakan bahan bakar 'suluh' atau kayu bakar. Lumayan sulit buat nyalain api pada awalnya sampai akhirnya menyala

Saat air mendidih dituangkanlah air pada kopi 'Jangle' khas Arjasari. "Salah nu bikin logo ieu teh," terang Pak Kades, kuduna mah Jungle 😝. Kami sih memkalumi. Namun, kalau ditenjo dari aspek Brand, justru, merk tersebut bisa jadi belom ada yang pake
__
Kopi diminum saat masih panas. Dengan kondisi badan lelah pada awalnya, Alhamdulillaah, langsung segerr.. Nikmaat. Ditemani oleh biskuit bekal Pak Kades yang akhirnya kebanyakan disantap oleh kami yang pulang duluan 😅
  • Usai berjalan sekitar 700 meter, sampailah kami ke tempat yang dituju. Di lokasi, sudah terdapat tenda yang memang sengaja dibangun oleh kelompok tani pimpinan Pak Kades yang rutin ke lokasi
    Mingers dan tim ngaso, Kang Nurdin kasak kusuk nyediain kopi buat kami ☕. Ntappss

    Air dimasak menggunakan bahan bakar 'suluh' atau kayu bakar. Lumayan sulit buat nyalain api pada awalnya sampai akhirnya menyala

    Saat air mendidih dituangkanlah air pada kopi 'Jangle' khas Arjasari. "Salah nu bikin logo ieu teh," terang Pak Kades, kuduna mah Jungle 😝. Kami sih memkalumi. Namun, kalau ditenjo dari aspek Brand, justru, merk tersebut bisa jadi belom ada yang pake
    __
    Kopi diminum saat masih panas. Dengan kondisi badan lelah pada awalnya, Alhamdulillaah, langsung segerr.. Nikmaat. Ditemani oleh biskuit bekal Pak Kades yang akhirnya kebanyakan disantap oleh kami yang pulang duluan 😅
  • 4 1 21 February, 2019